Cara Cek Kerusakan Sistem Rem ABS

Di tulisan kali ini kami akan menyerahkan informasi berhubungan sistem pengereman ABS (Antilock Braking System). Bagi pengereman jenis ini memang lebih canggih, dapat menambah safety dalam berkendara khususnya resiko jatuh yang disebabkan karena hal pengereman yang salah. Dari pemakaian rem ABS, kira kira disini semua pembaca atau owners motor dengan teknologi ABS telah tau belum teknik melihat ABS di motor anda normal atau bermasalah? Kalau memang masih belum terdapat yang ngerti, inilah ini cicakkreatip kasih tau ya, teknik melihat rem ABS rusak, tentunya teknik ini sangat gampang sekali, dapat dilakukan oleh orang awam sekalipun.

Sistem pengereman ABS memang lebih caggih, telah tau belum bila sistem ABS telah dilengkapi dengan fitur self diagnosis. Pengereman jenis ini dibekali dengan fitur self diagnosis yang dengan kata lain pengereman jenis ini sudah dapat untuk mendiagnosa situasi dirinya sendiri. Maksudnya? Kondisi ABS normal atau abnormal bakal di diagnosa oleh perlengkapan ECU ABS, dan sebagai pengendara atau mekanik dengan mudah dapat mengetahui situasi tersebut, walau tanpa menggunakan tools modern seperti yang terdapat di bengkel resmi.

Kalau pernah main main di bengkel sah Yamaha, pasti menyaksikan laptop yang diangkut riwa riwi oleh mekanik. Salah satu kegunaannya yakni untuk pemeriksaan ABS, pengecekan dilaksanakan menggunakan Yamaha Diagnostic Tool (YDT) dengan software yang telah terinstal di komputer, pengecekan dilaksanakan dengan komputerized. Memang dinyatakan bahwa tools di bengkel sah Yamaha sudah paling maju, modern dan komplit, namun yang menjadi pertanyan bagaimana andai kelas bengkel umum? Apakah bisa? Jawabannya Insya Allah bisa, beruntung banget untuk mekanik bengkel umum yang menyaksikan tulisan kali ini, sebab meski tanpa laptop, anda tetap dapat memeriksa ABS, dapat menilai normal atau abnormal. Caranya gampang, caranya ialah dengan menyaksikan lampu indikator ABS yang terdapat di speedometer. Ada yang telah pernah menyaksikan indikator ABS?

Cara ini dipungut dari ABS Yamaha Nmax. Jika sistem ABS di motor saat tersebut normal, start mula ketika motor melaju melalui 10 Km/Jam indikator ABS yang terdapat di speedometer bakal mati, indikator ABS bakal mati. Nah kebalikannya, andai saat tersebut indikator ABS yang terdapat di speedometer tetap menyala walau motor telah berjalan melalui 10 Km/jam, berarti saat tersebut sistem pengereman ABS dalam kodisi abnormal atau bermasalah.

Simpel bukan? Coba bila ada motor Nmax ABS, atau Yamaha Aerox 155 VVA ABS, chek langsung cocok dengan penjelsan cicakkreatip diatas. Dibuat jalan 10 Km/jam indikator mati = normal, namun bila indikator tetap menyala = abnormal. Bagaimana andai indikator ABS menyala terus? Apa yang terjadi pada motor? Bahaya apa yang menanti? Next tulisan akan di bahas. Makanya ikutin terus ya masing-masing update tulisan terbaru agar ngak ketinggalan info edukatif disetiap artikel. Supaya dapat selalu tetap update. Bagi yang belum tahu, ABS bekerja melalui sensor otomatis yang akan mengirimkan sinyal ke modulator ketika mendeteksi ada roda yang terkunci. Modulator ini kemudian memerintahkan piston rem untuk mengendurkan tekanan fluida atau minyak rem dari kaliper.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*