Bilangan prima dalam permasalahan KPK

Bagi anda yang telah mempelajari bilangan prima di sekolah dasar pasti sudah tidak asing lagi dengan kelipatan persekutuan terkecil atau kita biasa menyebutnya dengan KPK dan Faktor persekutuan terkecil atau sering kita sebut FPB. Apabila anda hanya berfikir fungsi dari mempelajari KPK dan FPB hanya sebatas untuk mendapatkan nilai 100 di kertas ulangan anda saat SD, anda salah besar. Karena pada kenyataannya, apabila kita dapat mengaplikasikan metode ini ke dalam kehidupan kita akan sangat membantu. Berikut akan kami ulas penjelasannya.

Bilangan Prima untuk menghitung KPK

Dalam dunia matemakai, kelipatan persekutuan terkecil merupakan salah satu dasar. Ada 2 cara untuk mencari KPK. Kedua cara tersebut digunakan sesuai dengan besarnya angka yang ingin dicari KPK nya.

Cara pertama adalah cara sederhana yang cocok digunakan untuk bilangan yang tidak terlalu besar. Misalnya kita akan mencari KPK dari 12 dan 20. Maka :

Kelipatan dari 12 = 12, 24, 36, 48, 60, 72, …

Kelipatan dari 20 = 20, 40, 60, 80, …..

Maka KPK dari 12 dan 20 adalah 60

Cara kedua adalah dengan menggunakan faktorial. Misal kita mencari faktor dari 147 dan 189. Maka akan didapati beberapa bilangan prima dari faktorial 147 = 31 x72 dan faktorial 189 = 33 x 71 . kemudian kita hanya tinggal mengalikan bilangan primanya 33 x 72 = 441

Contoh penerapan

Contoh penerapan KPK dalam kehidupan sehari – hari ada pada film tahun 1991 berjudul “Father of The Bride”  yang mengishkan seorang ayah ingin membuat 24 buah hot dog sebanyak 24 untuk seluruh keluarganya. Ia kemudian pergi ke sebuah supermarket untuk membeli roti dan sosis untuk membuat hotdog. Ternyata di supermarket tersebut sosis dan roti dijual dalam kemasan pack dimana 1 pack sosis berisi 8 dan 1 pack roti berisi 8. Karena sang ayah tidak ingin membeli secara berlebihan  ia kemudian membeli 2  pack roti dan 3 pack sosis, sehingga ia dapat membuat tepat 24 hotdog.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*